kriwil logo

aldiantoro nugroho. @kriwil. indonesia. part-time programmer. full-time dreamer. elm. linux. ubuntu. python. django. vim. indiana pacers. manchester united. random.

  1. Pemrograman Tim

    Udah lama gak ngeblog. Yuk mari kita mulai belajar nulis lagi.

    Sebelumnya, catatan sedikit. Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi dengan tujuan sebagai pengingat kesalahan yang gue lakukan dan tidak lakukan. Kesalahan teknik atau cara sangat mungkin terjadi, dan sangat mungkin tidak layak untuk dijadikan acuan. Tulisan ini tidak untuk menentukan mana yang benar, mana yang salah, mana yang baik, mana yang tidak baik. Tulisan, sekali lagi, hanya pendapat pribadi saja :)

    Sebagai programmer, pemrograman tim (atau Team Programming kalau dalam bahasa Inggris) sudah menjadi acara wajib di setiap pekerjaan. Terutama kalau kita membuat sebuah sistem yang besar. Hampir tidak mungkin kita bisa membuat sebuah sistem besar sendirian dalam waktu yang masuk akal.

    Ada beberapa hal penting yang menurut gue harus dijalankan dalam sebuah proses pemrograman tim, yaitu penggunaan Software Configuration Management (SCM), penggunan konvensi kode yang seragam dan konsisten, tingkat kemampuan yang cukup berimbang di dalam tim.

    SCM

    Penggunaan SCM merupakan poin paling penting dalam pemrograman tim. SCM akan sangat membantu dalam proses penggabungan kode, dan SCM juga akan meminimalisir terjadinya bentrok dalam penulisan kode.

    Dengan SCM, pengaturan revisi juga akan sangat mudah, dan kita tidak perlu takut jika tanpa sengaja kita menghapus kode yang ternyata penting.

    Konvensi Kode yang Seragam dan Konsisten

    Pengunaan konvensi kode / pengaturan pengkodean yang seragam dan konsisten merupakan poin penting selanjutnya. Keseragaman dan kekonsistenan ini akan memudahkan kalau kita perlu melihat kode salah satu anggota tim.

    Memang sih dalam konsep pengembangan sistem berbasis objek yang sempurna, campur tangan orang yang tidak berhubungan itu seharusnya tidak ada. Tapi, di dunia ini tidak ada yang sempurna toh?

    Skill yang Berimbang

    Tinggat kemampuan yang berimbang antar anggota tim, walau tidak begitu penting, bisa membantu mempercepat proses penulisan kode. Tentu akan susah mendapatkan orang yang mempunyai skill yang setara. Tapi hal ini bisa dicapai dengan saling mengajari kan?

    Kenapa ini penting? Karena ada beberapa programmer yang suka merasa gatal kalau melihat fungsi atau potongan kode yang menurut dia kurang efisien atau terlalu ribet (saya, contohnya :D)

    — 20081012 – aldi —
If you have any comment, tweet me @kriwil.