kriwil logo

aldiantoro nugroho. @kriwil. indonesia. part-time programmer. full-time dreamer. elm. linux. ubuntu. python. django. vim. indiana pacers. manchester united. random.

  1. Weekend Kemarin

    Niatnya sih cuma cari buku The Amulet of Samarkand, buku pertama dari Bartimaeus Trilogy, tapi ternyata ngga ada. Berhubung lagi ngga punya buku yang bisa dibaca, jadi akhirnya muter-muter lah nyari buku yang bisa dan layak dibaca buat ngisi waktu. Dan gue keluar dari Gramedia dengan ... 5 buku.

    Weits, tunggu dulu. Jangan kira bukunya tebel-tebel sampe gue perlu kurir buat bawa itu buku ke rumah. Bahkan, ngga ada yang tebel. Soalnya emang awalnya berniat beli buku The Amulet of Samarkand, jadi ngga ngumpulin referensi lain tentang buku lain yang bagus untuk dibaca.

    1. Cards on the Table, Agatha Christie.
    2. Sherlock Holmes - Misteri Yang Tidak Terpecahkan, Mitch Cullin.
    3. Hacker? it's not about black or white, y3dips.
    4. Chloe Cewek Detektif - Rahasia Keluarga Shackleton, Norah McClintock.
    5. Chloe Cewek Detektif - Rahasia Rawa Cemara, Norah McClintock.

    Books

    Buku Cards on the Table murni acak milihnya. Awalnya cuma mau baca cerita misteri/detektif, tapi gue males kalau baca yang gue belum kenal atau belum pernah dengar kualitasnya. Apalagi buku kan ngga murah. Berhubung kakak gue penggemar berat Agatha Christie terutama Hercule Poirot, jadi ngga ada salahnya juga gue coba baca.

    Buku kedua, Misteri Yang Tidak Terpecahkan, kebeli (huehehe, kesannya gak sengaja) gara-gara ada tulisan Sherlock Holmes di sampulnya. Yah, gimana dong, secara gue gue cinta berat sama bapak yang satu itu, jadi ya tertarik aja gimana kalau orang lain yang bukan Sir Arthur Conan Doyle mendefinisikan seorang Sherlock Holmes.

    Lanjut ke buku ketiga. Sebenarnya gue ngga pernah tertarik dengan buku-buku teknik hacking dan sebagainya. Soalnya kebanyakan bisa ditemukan di internet. Tapi yang membuat gue tertarik, ide menjelaskan teknik hacking dengan membuat sebuah cerita fiksi. Tentu akan mempunyai nilai lebih.

    Buku keempat dan kelima, Chloe Cewek Detektif, gue temukan di daerah diskon bin obral yang terletak di lantai bawah Gramedia Depok. Kedua buku itu ada di situ. Entah mungkin emang stok yang melimpah atau ngga laku. Tapi yang pasti, dengan harga 20ribu lebih dikit total untuk keduanya, ngga ada salahnya gue beli. Soalnya ada embel-embel "detektif" sih.

    Dari kelima buku itu, yang udah selesai dibaca baru dua buku Chloe, sama buku hacker itu. Buku hacker itu, kayaknya emang dari awal tujuan utamanya mengajarkan/memperkenalkan teknik hacking, jadi ceritanya ngga berisi sama sekali. Cuma lewat aja di kepala gue. Tapi kalau diliat dari sisi teknisnya, emang bagus banget kok.

    Yang gue suka justru Chloe Cewek Detektif. Alurnya mungkin simple banget. Ringan pula. Kalau udah sering baca buku detektif/misteri, pasti hampir bisa menebak deh. Tapi itu justru kelebihannya. Ngga capek bacanya. Lagian, penggunaan bahasanya bagus. Ngga kaku. Kalau ngeliat dari sampul belakangnya, total ada tujuh buku, tapi kemarin gue cuma ngeliat dua. Gue kayaknya bakal cari lima sisanya deh.

    — 20071002 – aldi —
If you have any comment, tweet me @kriwil.